DEFINISI KECERDASAN
EMOSIONAL
R Arryo Prawira/1882050037
R Agus Suryahadi/1872050067
Pend. Bhs Inggris
Bekasi, 2020
Kata Pengantar
Puji syukur
kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang sudah melimpahkan rahmat, taufik, dan
hidayah- Nya sehingga kami bisa menyusun Tugas Emotional Intellegent ini dengan
baik serta tepat waktu.
Tugas ini kami
buat untuk memberikan definisi tentang “Kecerdasan Emosional”. Mudah- mudahan
makalah yang kami buat ini bisa menolong menambah pengetahuan kita jadi lebih luas
lagi. Kami menyadari kalau masih banyak kekurangan dalam menyusun makalah ini.
Oleh
sebab itu, kritik serta anjuran yang sifatnya membangun sangat kami harapkan
guna kesempurnaan makalah ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dosen
mata kuliah Emotional Intellegent. Kepada pihak yang sudah menolong turut dan
dalam penyelesaian makalah ini. Atas perhatian serta waktunya, kami sampaikan
banyak terima kasih.
Daftar Isi
Kata Pengantar
……………………………………………………………..
Daftar Isi
……………………………………………………………………
Bab I PENDAHULUAN
………………………………………………
1.1
Latar Belakang ……………………………………………………
1.2
Rumusan Masalah …………………………………………………
1.3
Tujuan Penulisan ………………………………………………….
Bab II PEMBAHASAN
…………………………………………………
2.1
Pengertian Kecerdasan Emosional ……………………………………..
2.2 Manfaat
dari Kecerdasan Emosional ……………………..
2.3 Latihan
Kecerdasan Emosional …………………………
Bab III
PENUTUP ……………………………………………………….
3.1
Kesimpulan ………………………………………………………..
Daftar
Pustaka ……………………………………………………………….
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Intelligence Quotient (IQ) kerap dianggap sebagai penentu
utama
kesuksesan seseorang. Sementara EQ atau
emotional intelligence/emotional quotient adalah kemampuan seseorang dalam
mengelola emosinya.
Rosalie Holian dari
RMIT University pernah menulis “EQ Versus IQ: What’s the Perfect Management
Mix?” yang dimuat The Conversation mengatakan bahwa orang dengan IQ tinggi
cenderung menjadi pemecah masalah yang baik. Mereka juga pintar menemukan
solusi terbaik ketika dihadapkan pada sebuah situasi baru.
Namun,
belakangan ini, pembicaraan tentang kecerdasan emosional juga
mengemuka; intinya menunjukkan bahwa inteligensia saja tak
cukup. Anda harus pandai mengelola emosi dengan baik.
1.2 Rumusan Masalah
Penulis sudah menyusun sebagian
permasalahan yang hendak dibahas dalam makalah ini. Ada pula sebagian
permasalahan yang hendak dibahas dalam karya tulis ini antara lain:
1. Apa definisi dari
kecerdasan emosional?
2. Apa penafsiran dari
kecerdasan emosional itu?
3. Apa penafsiran dari
pemanfaatan kecerdasan emosional?
4. Bagaimana cara melatih
kecerdasan emosional?
1.3 Tujuan Penulisan
Bersumber pada rumusan
permasalahan yang disusun oleh penulis di atas, hingga tujuan dalam penyusunan
makalah ini merupakan bagaikan berikut:
1.
Untuk mengetahui “Definisi Kecerdasan Emosional”.
2.
Untuk mengenali apa itu kecerdasan emosional.
3.
Untuk mengenali manfaat dari kecerdasan emosional.
4.
Untuk mengenali cara melatih kecerdasan emosional.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Kecerdasan Emosional
John
D. Mayer dari University of New Hampshire menyampaikan bahwa kecerdasan
emosional merupakan kemampuan untuk memikirkan dan menggunakan emosi untuk
meningkatkan kemampuan berpikir.
“Ini
termasuk kemampuan untuk merasakan emosi dengan benar, untuk mengakses dan
mengelola emosi untuk membantu pikiran, untuk memahami emosi dan pengetahuan
tentang emosi, dan untuk merefleksikan emosi sehingga bisa mengatur emosi dan
pertumbuhan intelektual,” ungkap Mayer.
2.2
Manfaat dari Kecerdasan Emosional
Dalam artikel berjudul “Emotional
Intelligence”, Peter Salovey dan John D. Mayer menulis bahwa suasana hati dan
emosi secara sistematis bisa bermanfaat dalam pemecahan masalah.
“Pertama, perubahan emosi dapat
memfasilitasi pembentukan beberapa rencana masa depan. Kedua, emosi positif
dapat mengubah organisasi memori sehingga materi kognitif lebih terintegrasi
dan beragam ide dipandang lebih terkait,” kata Salovey dan Mayer.
2.3
Latihan Kecerdasan Emosional
Dalam pendidikan kita mengenal dua macam faktor yang
mempengaruhi siswa dan berperan besar terhadap prestasi belajar siswa dalam
pembelajaran yaitu :
1. Faktor eksternal, yaitu faktor yang berasal
dari luar siswa, seperti lingkungan keluarga, sekolah dan sosial
2.
Faktor internal, yaitu faktor yang berasal dari dalam diri siswa, seperti
motivasi, sikap, dan IQ. Faktor ini saling mendukung dan berperan besar
terhadap perilaku dan kemampuan intelektual siswa dalam pembelajaran
Jika memang
kecerdasan emosional penting, bagaimana cara melatihnya? Psikolog Bradley Busch
pernah menulis artikel berjudul “Emotional Intelligence: Why It Matters and How
to Teach It” yang diterbitkan The Guardian. Ia menunjukkan cara mengasah
kecerdasan emosional di sekolah, di antaranya mengajarkan anak menjadi pendengar
aktif.
“Cara sederhana
untuk memperkenalkan ini kepada siswa adalah memainkan permainan alfabet dalam
kelas. Anda melihat berapa banyak emosi berbeda yang dapat anda peroleh untuk
setiap huruf dalam alfabet. Setelah itu, diskusikan perbedaan di antara
masing-masing, apa yang mungkin mendorong emosi, dan bagaimana siswa dapat
merespons secara pribadi,” ungkap Busch.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dari ulasan di atas
penulis bisa merumuskan sebagai berikut:
Dalam pendidikan kita mengenal dua macam faktor yang
mempengaruhi siswa dan berperan besar terhadap prestasi belajar.
1. Faktor eksternal
2.
Faktor internal
Bahwa kecerdasan emosional merupakan kemampuan untuk
memikirkan dan menggunakan emosi untuk meningkatkan kemampuan berpikir.
Ini termasuk kemampuan untuk merasakan emosi dengan benar, untuk mengakses
dan mengelola emosi untuk membantu pikiran, untuk memahami emosi dan
pengetahuan tentang emosi, dan untuk merefleksikan emosi sehingga bisa mengatur
emosi dan pertumbuhan intelektual.
Meningkatkan kecerdasan emosional
anak juga bisa dilakukan dengan mengembangkan kesadaran diri mereka. Tujuannya:
ketika bertemu orang lain, anak tak membiarkan citra diri yang terlalu tinggi
mempengaruhi perilaku dan interaksi sosial. Anak juga perlu diajarkan untuk
berempati ketika sedang bersama orang lain.
Empati
merupakan kemampuan untuk mengambil perspektif orang lain tanpa menghakimi,
mengenali emosi mereka, dan mampu menyampaikan perspektif kembali.
Merefleksikan kembali perspektif orang lain membantu orang lain merasa dipahami
dan bisa meningkatkan dukungan.
Daftar Pustaka
Supriyadi.
2016, PENGARUH
KECERDASAN EMOSIONAL MAHASISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH STATISTIK
DASAR DI SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PANCA SAKTI . Hal : 5, 6. Bekasi : STKIP Panca Sakti
Holian, Rosalie. 2015, EQ Versus IQ:
What's the Perfect Managemenet Mix?. Melbourne : RMIT University
Momm, Tasillo. 2014, It Pays to Have an
Eye for Emotions: Emotion Recognition Ability Indiriectly Predicts Annual
Income. Bonn: University of Bonn
Mayer, John D. 2004, What is Emotional
Intelligence?. Durham: University of New Hampshire
source: https://tirto.id/kecerdasan-emosional-itu-penting-kenali-cara-melatihnya-c6qG

No comments:
Post a Comment